Blog Spektakuler

Menuju Kesehatan Spektakuler

Inilah Jenis-jenis Penyakit Hernia pada Wanita

Jul 152017

undefined

Hernia dapat disebut juga dengan penyakit turun berok. Hernia terjadi karena terjadinya kelemahan atau kelainan pada otot sehingga organ yang terdapat di dalam tubuh kita tidak dapat tersangga pada tempat yang benar. Lalu apakah hernia pada wanita dapat terjadi?

Penyakit hernia sangat banyak sekali jenisnya, dan penyakit ini lebih sering terjadi kepada para pria. Akan tetapi ternyata terdapat beberapa jenis hernia yang justru lebih sering ditemui pada tubuh wanita. Apa saja jenis hernia pada wanita itu?

Sebelum Anda mengetahui jenis hernia yang biasanya menyerang para wanita, alangkah baiknya Anda mengetahui mengenai penyakit hernia atau turun berok. Hernia merupakan kondisi dimana organ bagian dalam tubuh berada di luar posisi sebenarnya. Hal itu akibat otot-otot yang melemah sehingga tidak mampu menahan bobot berat organ tersebut, sehingga organ tubuh akan keluar melalui celah-celah pada otot yang melemah dan terus menjalar ke bagian dalam kulit dan membentuk tonjolan apabila dilihat dari permukaan kulit luar.

Secara umum, terdapat empat jenis hernia yang biasanya menyerang wanita, yaitu hernia hiatus, hernia fermoralis, hernia inguinalis tidak langsung, dan hernia umbilikus.

Hernia hiatus

Hernia hiatus merupakan hernia yang terjadi saat ada tonjolan di daerah rongga dada. Tonjolan muncul akibat adanya bagian dari perut yang naik ke atas melalui diafragma, yaitu sebuah kubah otot yang memisahkan antara rongga dada dari perut. Kondisi ini terjadi lebih sering kepada wanita daripada pria. Jika Anda mengalami obesitas dan telah berumur di atas 50 tahun, maka resiko untuk terkena penyakit ini akan semakin lebih tinggi lagi.

Hernia hiatus tidak akan memberikan tanda-tanda pada tubuh Anda, terutama saat ukurannya masih kecil, dan kehadirannya akan terasa saat telah membesar. Adapun hal-hal yang akan Anda rasakan antara lain yaitu munculnya rasa nyeri pada bagian dada atau perut, seringnya bersendawa, naiknya asam lambung dan sulitnya menelan.

Hernia fermoralis

Kondisi ini terjadi saat usus mencuat ke bagian paha atas atau daerah selangkangan dengan adanya tonjolan pada bagian tersebut. Wanita akan beresiko tiga kali lebih tinggi untuk terserang hernia jenis ini jika dibandingkan pada pria. Ketika Anda mengalami obesitas atau mengalami kehamilan, maka akan semakin meningkatkan terjadinya hernia ini. Pada orang yang masih awam, hernia ini kerap disangka sebagai hernia inguinalis, hal ini akibat tempat munculnya tonjolan sama seperti hernia inguinalis.

Saat masih kecil hernia jenis ini sangat sulit terlihat, dan penderitanya pun tidak merasakan sakit pada area selangkangan atau area paha. Akan tetapi tonjolan dan rasa sakit akan terasa saat ukuran hernia telah membesar. Dan biasanya rasa sakit akan muncul saat Anda berdiri atau mengangkat bendar yang berat.

Hernia inguinalis tidak langsung

Hernia ini adalah salah satu jenis hernia inguinalis yaitu hernia yang lebih banyak menyerang kaum pria. Akan tetapi hernia inguinalis tidak langsung justru lebih banyak menyerang para wanita. Apabila Anda mempunyai hernia jenis ini, maka pada bagian selangkangan Anda akan muncul tonjolan. Ini terjadi akibat tidak normalnya cincin inguinal internal, wanita yang sedang hamil akan mempunyai resiko yang lebih tinggi.

Tonjolan pada selangkangan dapat menyebabkan rasa sakit, terutama saat Anda batuk, membungkuk, dan mengangkat benda yang berat.

Jika Anda mengangkat benda-benda yang berat tanpa bisa menstabilkan otot-otot perut, mengalami batuk yang tidak kunjung mengalami sembuh, suka merokok, kurang gizi, dan mengalami konstipasi tentunya akan mengalami resiko yang lebih tinggi lagi.

Hernia umbilikus

Hernia ini terjadi saat ada usus, lemak atau cairan mencuat ke dinding rongga perut yang lebih dekat ke pusar. Kondisi ini menyebabkan terjadinya tonjolan pada sekitar daerah pusar Anda. Hernia ini lebih sering menyerang para wanita, terutama jika mempunyai obesitas atau yang mempunyai anak banyak.